Selamat Datang dan Semoga Bermanfaat STIKES Sarana Sistem Informasi Kesehatan: PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK)
Custom Search

Selasa, 07 Juni 2011

PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA (PMK)

(Dihimpun dari Materi Perkuliahan)
Oleh : Agus Prajawanto

Pengertian
Pengembangan manajemen kinerja perawat dan bidan adalasuatu upaya peningkatan kemampuan manajerial dan kinerja perawat dan bidan dalam memberikan pelayanan keperawatan dan kebidanan disarana / institusi pelayanan kesehatan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang bermutu.

Tujuan umum
Meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan kebidanan diarana/institusi pelayanan kesehatan.

Tujuan khusus
Menigkatnya pengetahuan dan keterampilan perawat dan bidan
Menigkatnya kepatuhan penggunaan standar dalam melakukan pelayanan.
Menigkatnya kemampuan manjerial pelayanan.
Menigkatnya pelaksanaan monitoring kinerja.
Meningkatnya kegiatan diskusi refleksi kasus (DRK).
Meningkatnya mutu asuhan.
Meningkatnya kepuasan asien terhadap pelayanan yang diberikan.

Sasaran kegiatan PMK
Perawat dan bidan pelaksana serta manjer lini pertama yaitu kepala ruangan, wakil kepala ruangan rumah sakit,perawat dan bidan sebagai penanggungjawab program di puskesmas, serta kepemimipinan keperawatan dan kebidanan disarana kesehatan lainnya.
Pimpinan sarana kesehatan: direktur, kepala bidang/seksi, kepalainstansi dan supervisor rumah sakit, kepala puskesmas, dan sarana pelayanan kesehatan lainnya.

Komponen kegiatan PMK

Standar
Komponen standar meliputi standar profesi, standar operasional prosedur (SOP), dan pedoman-pedoman yangdigunakan oleh perawat dan bidan disarana pelayanan kesehatan.
Standar keperawatan dan kebudanan bermanfaat sebagai acuan dan dasar bagi perawat dan bidan dalam melaksanakan pelayana kesehatan bermutu.
Selain hal tersebut standar dapat meningkatkan motivasi dan pendayagunaan staf, dapat digunakan untuk mengukur mutu pelayanan serta melindungi masyarakat/klien dari pelayanan yang tidak bermutu.
Uraian tugas.
Adalah seperangkat fungi, tugas dan tangung jawab yang dijabarkan dalam suatu pekerjaan yang dapat menunjukkan jenis dan spesifikasi pekerjaan, sehingga dapat menunjukkan perbedaan antara pekerjaan yang satu dengan yang lainnya.uraian tugas merupakan dasar utama untuk memahami dengan repat tuga dan tanggung jawab serta akuntabilitas setiap perawat dan bidan dalam melaksanakan peran dan fungsinya.

Indicator kinerja
Indicator kinerja perawat dan bidan adalah variable untuk mengukur prestasi suatu pelaksanaan kegiatan dalam waku tertentu.indikator yang berfokus pada hasil asuhan keperawatan dan kebidanan kepada asien dan proses pelayanannya disebut indicator kinerja.
Indicator klinik adalah ukuran kuantitas sebagai pedoman untuk mengukur dan mengevaluasi kualitas asuan pasien yang berdampak terhadap pelayanan.

Diskusi refleksi kasus (DRK)
Adalah metode merefleksikan pengalaman klinis perawat dan bidan dalam menerapkan standard an uraian tugas. Penalaman klinis yang direfleksikan merupakan pengalaman actual dan menarik baik hal-hal yang merupakan keberhasilan maupun kegagalan dala memberikan pelayanan keperawatan dan atau kebidanan termasuk untuk menemukan masalah dan menetapkan upaya penyelesaiannya,misalnya dengan SOP yang baru.

Monitoring
Kegiatan monitoring meliputi pengumpulan data dan analisis terhadap indicator kinerja yang telah disepakati yang dilaksanakan secara periodic untuk memperoleh informasi sejauh mana kegiatan yang dilakanakan sesuai dengan rencana.monitoring perlu direncanakan dan diepakati antara pimpinan, supervisor terpilih dan pelaksana.monitoring dilakukan terhadap indicator yang telah ditetapkan guna mengetahui penyimpangan kinerja atau prestasi yang dicapai, dengan demikian setiap perawat/bidan akan dapat menilai tingkat prestasinya sendiri

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...