Selamat Datang dan Semoga Bermanfaat STIKES Sarana Sistem Informasi Kesehatan: Resume Komunikasi Organisasi (Restiana Setyorini)
Custom Search

Sabtu, 21 April 2012

Resume Komunikasi Organisasi (Restiana Setyorini)

Nama : Restiana Setyorini NIM : A01001355 KOMUNIKASI ORGANISASI 1. Definisi Definisi fungsional komunikasi organisasi adalah sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit – unit komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi tertentu. Komunikasi organisasi merupakan komunikasi yang memiliki cakupan yang luas dan kompleks. Devito (2009,280). Sebagaimana dijelaskan oleh Devito komunikasi formal merupakan komunikasi rutin memiliki pola-pola teratur dan berhubungan erat dengan pekerjaan. Komunikasi formal oleh Devito (2007, 208) dibagi ke dalam tiga alur komunikasi yaitu upward communication, downward communiction dan lateral communication. Kedua arus komunikasi yang pertama ini merupakan bentuk komunikasi yang terjadi secara bertingkat yaitu komunikasi antara atasan dan bawahan maupun sebaliknya. Komunikasi lateral yang sering disebut juga sebagai komunikasi horisontal. Muhammad (2007, 121) menjelaskan komukasi ini sebagai pertukaran pesan antara orang-orang yang sama tingkatan otoritasnya di dalam organisasi, pesan-pesan yang mengalir menurut fungsi di dalam organisasi diarahkan secara horisontal. Komunikasi informal sebagai komunikasi yang berlangsung tanpa adanya pola-pola teratur dan tidak melihat batasan-batasan struktural. Komunikasi ini berlangsung secara cepat dan dimaksudkan untuk keperluan-keperluan sosial para anggota organisasi. Muhammad (2007, 125) mengutarakan komunikasi informal cenderung berisi laporan rahasia mengenal organisasi dan kejadian-kejadian yang tidak mengalir secara resmi. Informasi informal diperoleh dari desas-desus yang didengar atau apa yang dikatakan orang dan bukan diumumkan oleh yang bersangkutan. Unit komunikasi : • Setiap entitas berkelanjutan yang mampu berada dalam dua keadaan atau lebih. (Poo.1973) • Dalam suatu system komunikasi, keadaan itu adalah hubungan antara orang-orang. • Unit mendasar komunikasi organisasi seseorang dalam suatu jabatan.   2. Posisi dalam komunikasi ORANG MENCIPTAKAN MENAFSIRKAN PERTUNJUKAN PERTUNJUKAN PESAN PESAN KOMUNIKASI (seperangkat perilaku peranan) 3. Proses komunikasi organisasi 1. Komunikasi internal : a) Aliran Vertkal Aliran ini mencakup seluruh transasksi yang meliputi aliran informasi ke bawah maupun ke atas yang terjadi antara atasan dan bawahan dalam suatu organisasi. Komunikasi dari pimpinan ke staff dan dari staff ke pimpinan dengan timbale balik (two way traffic communication) Aliran Komunikasi Vertikal ke bawah (downward) dapat berbentuk:  Rantai perintah  Desas-desus  Serikat pekerja  Plakat dan papan nama  Majalah perusahaan  Surat pada karyawan  Buku petunjuk karyawan  Kontak informasi  Sistem pengeras suara  Kertas terima gaji  Laporan tahunan  Peretemuan kelompok Fungsi arus komunikasi dari atas ke bawah ini adalah: a. Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja (job instruction) b. Penjelasan dari pimpinan tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan (job retionnale) c. Penyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku (procedures and practices) d. Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik. Gerakan informasi ke atas melalui tingkatan-tingkatan hirarki organisasional paling sering berbentuk umpan balik pelaksanaan kerja dan secara mendasar dihubungkan dengan fungsi pengawasan. Secara lebih rinci Aliran komunikasi vertikal ke atas (upward) dapat berbentuk:  Kontak tatap muka  Pertemuan kelompok  Daftar pertanyaan kerja  Surat usulan  Pemberian saran  Wawancara  Mata-mata karyawan  Serikat pekerja  Desas-desus  Kebijakan pintu terbuka   Contoh upward Surat dinas kunjungan kerja Baik anda mendapat undangan maupun tidak berikut adalah contoh surat yang baik, silahkan dicoba Bandung, 2 Juli 2011 No : 99/KI/M/7.2011 Kepada Yth. PT. Dino Kino Bumi Sepoi Damai, Cicalengka Kav. 3 Perihal : Kunjungan Kerja Lapangan dan Industri Teriring salam hormat kami sampaikan kepada Bapak beserta staf, semoga dalam keadaan sehat wal afiat, sukses dan mendapat kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sesuai dengan pemberitahuan secara lisan melalui staf kami perihal kunjungan ini, maka melalui surat ini diberitahukan bahwa kami akan melaksanakan kunjungan industri dalam rangka pengembangan kurikulum Program Studi di perusahaan Bapak dengan jadwal sebagai berikut : Hari / Tanggal : Kamis, 21 Juli 2011 Waktu :10.00 s.d 16.00 WIB Selanjutnya apabila ada perubahan jadwal, kami akan mengkonfirmasi kepada Bapak secepatnya. Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. a.n. Rektor , Rektor Bid. Kemahasiswaan Yus Saputra NIP 93039303039309 Tembusan : - Direktur (Sebagai Laporan) - Ka. Bag. Keuangan Fungsi arus komunikasi dari bawah ke atas ini adalah: a. Penyampaian informai tentang pekerjaan pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan b. Penyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh bawahan c. Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan d. Penyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya b) Aliran Horizontal (Lateral) Komunikasi ini mencakup seluruh penyampaian informasi yang mengalir secara lateral dalam suatu organisasi yaitu komunikasi antara bagian kelompok kerja yang sama tingkatan atau kelompok yang mempunyai kedudukan status yang sederajat. Komunikasi mendatar antara anggota staff dengan anggota staff. Berlangsung tidak formal, komunikasi terjadi tidak dalam suasana kerja. Employee relation dan sering timbul rumours, grapevine, gossip. Fungsi arus komunikasi horisontal ini adalah: a. Memperbaiki koordinasi tugas b. Upaya pemecahan masalah c. Saling berbagi informasi d. Upaya pemecahan konflik e. Membina hubungan melalui kegiatan bersama. c) Aliran Diagonal Aliran ini mencakup seluruh transmisi antara aliran vertikal dan horisontal contohnya adalah bagaimana terjadi interaksi antara manajer dengan para anggota staff dan unit-unit pelayanannya. 2. Komunikasi eksternal • Komunikasi dari organisasi kepada khalayak bersifat informatif. • Komunikasi dari khalayak kepada organisasi. Ex : majalah, media release, artikel surat kabar, majalah, pidato, brosur Contoh artikel Tips Cara Sehat Aman Menaikkan Berat Badan Tips Cara Sehat Aman Menaikkan Berat Badan - Memiliki badan yang sehat juga proposional antara berat dan tinggi badan merupakan dambaan hampir semua orang. Adakalanya seseorang mudah sekali naik berat badannya tapi buat sebagian yang lain sangat susah sekali dan butuh usaha keras untuk menaikkan berat badan. Info kesehatan kali ini mengenai tips dan cara menaikkan berat badan dengan cara yang sehat. Mudah-mudahan tips menaikkan berat badan ini bermanfaat buat Anda yang tergolong kurus dan menginginkan bertambahnya berat tubuh Anda. Baca juga info Makanan Sehat Untuk Diet Tips Cara Diet Sehat , Tips Cara Agar Kulit Awet Muda Secara Alami Rahasia Awet Muda Dengan Buah Buahan Segar , Daftar Nama Makanan Sehat yang Bikin Subur - Tambahan Nutrisi Baik Untuk Kesuburan Alat Reproduksi , Makanan Sehat Untuk Wanita Pola Hidup Sehat Wanita Masa Kini , Cari Tiket Pesawat Murah Strategi Mendapatkan Promo Tiket Pesawat Murah , Gempa Bali 2011 (Foto) Getaran Gempa Nusa Dua Bali Hingga Yogya Jatim Lombok Seperti halnya ketika akan menurunkan berat badan, buat sebagian orang masalah cara menaikkan berat badan juga menjadi sesuatu yang sulit dan butuh perjuangan. Meskipun ada banyak suplemen di pasaran yang membantu meningkatkan asupan kalori harian, namun hal tersebut belum terbukti aman dan bermanfaat. Oleh karena itu, diperlukan kepintaran dalam menentukan pola makan dan gaya hidup, untuk menjadi lebih sehat dalam jangka waktu panjang. Berikut adalah cara cerdas dan aman untuk menaikkan berat badan Anda kebentuk ideal: a. Pilih produk susu, telur, ikan, daging dan sayuran. Makan makanan dengan kandungan protein tinggi seperti kacang-kacangan dan makanan dengan kadar pati tinggi seperti kentang, beras dan tapioka. b. Makan snack lebih sering. Banyak memakan snack berkalori tinggi (bukan junk food) seperti misalnya stik keju, milk shakes, muffin, buah kering dan yoghurt. Juga, makan dengan porsi lebih besar dan makan setidaknya lima kali sehari. c. Minum banyak cairan yang memasok nutrisi dan kalori seperti susu atau jus buah segar. d. Anda perlu latihan keras dan intensif untuk mendapatkan massa otot. Fokus pada latihan berat (tanpa alat) dengan target kelompok terbesar pada otot Anda. Jika Anda memiliki tingkat metabolisme yang tinggi - yang berarti Anda mengeluarkan banyak energi bahkan pada saat istirahat. Anda perlu latihan secara intens namun pendek bukan jangka panjang. e. Konsisten. Mungkin dibutuh waktu lama, biasanya beberapa bulan, untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Beberapa wanita umumnya akan frustrasi dan berhenti ketika tidak melihat adanya perubahan. Harus diingat, program penambah berat badan tidak akan berhasil jika Anda tidak teratur menjalankannya. the times of india/kompas.com Tips menaikkan berat badan, cara sehat menambah berat badan, tips aman sehat menambah berat badan, menaikkan berat tubuh, menambah berat badan, cara cepat menaikkan berat badan. 3. Cara – cara komunikasi a. Komunikasi Langsung: Komunikasi yang dilakukan dalam penyampaian berita, laporan maupun perintah antara si pengirim berita (komunikator) kepada sipenerima berita (komunikan) dilakukan secara langsung, respon atau umpan balik diterima pada saat itu juga. b. Komukasi Tidak Langsung: Penyampaian berita tidak dilakukan secara langsung hanya melalui orang lain ataupun secara tertulis, sehungga umpan balik menjadi tertunda. c. Komunikasi Formal: Komunikasi yang dilakukan antara sesama anggota organisasi disesuaikan dengan urutan atau tingkatan dalam struktur organisasi. Kalau disampaikan dari atasan ke bawahan biasanya dalam bentuk perintah dan apabila dari bawahan ke atasan bisanya berbentuk laporan. d. Komunikasi Informal: Aliran komunikasi yang terjadi antara sesama karyawan dalam suatu organisasi disebut dengan “the grapevine” biasanya disebarkan melalui desas-desus atau kabar angin dari mulut ke mulut. 4. Hambatan Komunikasi Bentuk-bentuk hambatan komunikasi diklasifikasikan menjadi 4 macam, hambatan tersebut adalah: a. Hambatan dalam diri pribadi Faktor-faktor hambatan dalam diri pribadi: a. Persepsi Selektif) b. Perbedaan dalam individu & ketrampilan komunikasi). b. Hambatan antar pribadi Faktor-faktor yang menyebabkan adalah: a. Iklim) b. Kepercayaan) c. Kredibilitas) d. Kesamaan pengirim penerima c. Hambatan Organisasional Faktor-faktor yang menyebabkan adalah: a. Status) b. Transmisi Hirarki) Berikut adalah cara merubah transmisi hirarkis: • Penyingkatan (codensation) : Penelitian menunjukkan bahwa para penerus berita sering atau cinderung mengubah isi berita dengan menyampaikan hanya pokok-pokok berita (tidak secara terperinci seperti yang mereka trima). • Closure: Para penerima berita yang mendua (membingungkan) cenderung melengkapi atau menutup kekurangan informasi. • Pengharapan (expectation): Kenyataan yang membuktikan penerus informasi sering membelokkan komunikasi kearah yang mereka inginkan. • Asosiasi: Menghubungkan peristiwa yang satu dengan yang lain pada kejadian yang sudah-sudah. c. Ukuran kelompok) d. Kendala-kendala ruangan) d. Hambatan Organisasional Faktor-faktor yang menyebabkan adalah: a. Bahasa dan pengertian) b. Isyarat Non Verbal) c. Efektifitas Saluran) d. Kebanjiran Informasi) Berikut adalah cara metode untuk menangani kelebihan informasi (kebanjiran informasi): • Penyaringan (Filtering) : Setiap informasi yang masuk disaring sesuai dengan tipe informasi tertentu yang relevan dengan keadaan. • Pengantrian (Queuing): Pemrosesan berita –berita atas prioritas-prioritas dimana berita yang berprioritas rendah akan dijadwalkan ulang. • Penetapan saluran ganda: Yaitu penambahan saluran-saluran masukan dan keluaran seperti penambahan saluran staf khusus atau paralel bila wewenang didesentralisasikan. Setiap staff dibagian manapun seharusnya bersikap : 1. Relationship oriented, networking, sinergi 2. Service focused, berpikip pada pelayanan 3. Costumer commitdmed, mempunyai komitmen pada pelanggan 4. Facilitative (media saluran / pendukung) 5. Forward thinking, berpikir ke depan 6. Value added (nilai tambah) Efektifitas komunikasi dalam organisasi bisnis : a. Saluran komuniikasi formal b. Struktur organisasi c. Spesialisasi jabatan d. Pemilikkan informasi

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...